Kalangan industri otomotif memperkirakan
harga jual produknya bakal naik tahun depan. Kenaikan upah buruh dan
melemahnya nilai tukar terhadap dolar menjadikan harga bahan baku impor
naik. Hal ini yang menjadi alasan mereka menaikkan harga.
“Upah buruh dan harga komponen porsinya
cukup besar dalam struktur biaya produksi,” kata Ketua I Gabungan
Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D Sugiarto.
Menurut dia, dengan kenaikan upah buruh
di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang sekitar 40
persen atau minimum Rp 22 juta cukup memberatkan industri.
Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar yang terus melemah menjadikan nilai impor melonjak.
“Sementara itu, kami tidak ingin ada pemutusan hubungan kerja, sehingga kenaikan harga sesuatu yang mungkin,” ujarnya.
Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil
Sales Davy Tuilan menuturkan sejatinya kemungkinan terjadinya kenaikan
harga pada pengujung tahun adalah wacana yang kerap muncul di kalangan
industri.
Namun tahun ini, dia melanjutkan, wacana
itu mendekati kenyataan karena adanya kenaikan upah buruh. “Karena ini
berkaitan langsung dengan ongkos produksi,” ujarnya.
SUMBER BERITA
SUMBER BERITA

dollar naik harga naik
ReplyDelete